Disore hari yang indah, dingin dan berembun karena sedang hujan saya ingin mengucapkan alhamdulillah..
akhirnya laptop kesayangan sudah kembali ketangan yang benar yang sempat terbaring sakit dikarenakan sindrom yang dideritanya.
Ceritanya waktu itu aku pulang kuliah dan bersiap-siap untuk mengudara dikancah peronline-an, bergegaslah aku menuju kelaptop kesayangan yang bernama "siputih nan mempesona". kenapa aku beri nama itu?? ya pertama karena warnanya putih dan yang kedua adalah dia sangat mempesona karena bisa melakukan apa saja yang tidak bisa dilakukan barang elektronik lain sehingga bisa membuatku tergila-gila bahkan sanggup untuk menemaninya siang dan malam. yah, begitulah, cukup bertele-tele sepertinya.. hahaha, nevermind.. oke next, setelah aku hidupkan laptop seperti biasa proses booting dimulai, beberapa menit kemudian seluruh ikon sudah muncul yang menandakan bahwa laptop sudah siap untuk dipakai berslancar di alam maya (waseeeekkkk). Namun, jeng jeng jeng, eng ing eng,, laptop saya tiba-tiba (suddenly) mati sodara-sodara. dan saya merasa sangat terkejut karena siputih sama sekali belum pernah mengalami kejadian setragis ini. kemudian saya nyalakan kembali dengan sistem repairing dengan harapan semoga siputih dapat alive kembali... namun, yang terjadi adalah sedih hati semakin menjadi jadi. setelah beribu-ribu percobaan namun tak kunjung menuai hasil. akhirnya dakupun menyerah dan memutuskan untuk membawanya ke dokter specialis sony vaio pada hari itu juga.
Sesampainya disana saya disambut oleh mbak-mbak personalia. ditanyakanlah apa keluhan saya. dan saya jawablah bahwa keluhan saya adalah....... siputih terkena serangan jantung (baca : laptop). dengan nada yang halus di embak berkata "ditinggal dulu aja mas untuk tau apa penyebabnya. akan dicek dahulu sama rekan-rekan sama yang seorang ahli servis laptop (yaiyalah masa tukang sumur=abaikan...)". dan saya bilang : O.k! seraya mengucapkan pesan kepada si embak "tolong rawat si putih dengan baik.. aku tak mau ia terluka, jika kenapa2 maka kau harus bayar dengan nyawamu (angling dharma style)" sangarrrrrrrR! dengan tangan hampa dan rasa kesepian karena ditinggal siputih yang berobat akhirnya aku pun pulang.. dalam hatiku berkata : hati-hati putih, cepet sembuh eaaapsss :) (mellow)
4 hari kemudian aku kembali ketoko yang sama, tanpa memberi salam (yaiyalah begok!) aku langsung berkata pada si embak : mana laptop saya????? si embak pun mengangkat gagang teleponnya yang seperti pisang (waduhhhh) dan langsung menanyakan kepada sang ahli diruang bedah dengan bahasa yang tidak kuketahui (!#@%#^$&!@$#*!^@$#) akhirnya dia berkata kepadaku bahwa si putih belum jadi dan akan dikabari jika sudah jadi. akhirnya kuputuskan untuk go home..
keesokan harinya aku mendapatkan kabar melalui sms bahwa siputih tidak bisa diperbaiki dan harus diganti komponennya dengan harga 1 juta.. "ihhh waw" kuberkata dalam hati. keputusan yang berat aku ambil demi kesehatan siputih. kuangkat telepon dan berkata.. oke mbak perbaiki dengan sebaik-baiknya kemampuanmu.. si embak berkata "Siap!"
hari demi hari berganti, waktu demi waktu berlalu, dan pulau demi pulau kulewati.. (lebays) tak kunjung ku mendapatkan kabar tentang siputih.. selama itu aku harus berkunjung kekomputer tetangga (baca = warnet) yang notabene tidak seindah si putih.. aku pun mencoba untuk berselancar di dunia maya tanpa siputih.. tiap hari kuhabiskan seperti itu, duit demi duit kubuang demi tugas tugas kuliah yang menusuku dari belakang.. rasa kesepian semakin menjadi jadi. akhirnya tibalah hari yang ku tunggu tunggu, hari dimana aku mendapatkan kabar mengenai siputih.. dannnn, akhirnya dia sudah sembuh dan sudah bisa dijemput dengan tangan terbuka hanya dengan membayar rupiah senilai 1 juta.. hari itu juga aku berlari ke ATM untuk mengambil duit.. susah rasanya mengambil duit sebanyak itu namunn demi kehidupan yang lebih baik aku lakukan juaaaa.... kemudian kuberlari kembali ke toko servis.. tanpa membuka pintu akupun langsung masuk seraya berkata.. "mana laptopkuh?" (dengan nada lirih) dan dibawakannya lah dia kepadaku.. usang sekali kulihat badan siputih tanpa belaianku beberapa minggu ini. tak banyak kata yang kuucapkan, kukeluarkanlah duitku dan melemparkannya kepada sang embak (gag ikhlas) hahaha.. kemudian langsung kubawa siputih pulang agar tidak masuk angin..
sekian dan terimakasih :*